Wajib Tahu! Perawatan ECU & Update Mapping Motor Harian Biar Mesin Tetap Sehat

RADARPANGANDARAN.COM – Banyak pemilik motor harian sering lupa soal perawatan ECU motor dan pentingnya update mapping motor.

Padahal masalah kecil seperti throttle body kotor bisa bikin AFR berantakan dan performa turun.

Reset ECU perlu dilakukan pada kondisi tertentu agar sistem injeksi kembali bekerja optimal.

Beberapa orang mencoba piggyback atau remap, tapi tindakan ini punya risiko untuk pemakaian harian.

Karena itu, artikel ini membahas hal-hal penting yang wajib dipahami sebelum kamu mengubah pengaturan pada motor harian.

Dampak Throttle Body Kotor pada AFR Motor Harian

Throttle body yang kotor mampu bikin aliran udara terganggu dan AFR tidak stabil.

Akibatnya, motor terasa brebet dan bensin jadi boros.

Gejala lain biasanya idle tidak stabil dan tarikan terasa berat.

Mengutip dari AstraOtoShop, penumpukan kotoran bisa mengurangi efisiensi ruang bakar.

Throttle body kotor menurunkan respons mesin secara signifikan.

Untuk motor harian, kondisi ini sangat terasa waktu stop and go.

Kotoran biasanya berasal dari debu filter udara dan sisa oli PCV.

Kamu sebaiknya membersihkan throttle body setiap 8.000 hingga 12.000 km.

Pabrikan Honda melalui AHASS menyarankan metode pembersihan yang benar agar sensor tidak rusak.

Yamaha Indonesia pun memberi panduan agar throttle body dan sensor udara tetap bersih demi AFR stabil.

Setelah kamu membersihkan throttle body, ECU kadang perlu melakukan proses relearn.

Kamu tidak selalu perlu melakukan reset ECU.

Reset hanya perlu jika motor terasa berubah setelah servis besar.