RADARPANGANDARAN.COM –Â Taman minimalis utilitas menjadi solusi untuk menyamarkan meteran dan pipa tanpa mengorbankan akses serta keamanan.
Saat ini, banyak rumah modern menampilkan utilitas yang mengganggu estetika fasad.
Namun, penutupan utilitas sembarangan sering menimbulkan risiko dan pelanggaran aturan.
Karena itu, desainer perlu merancang taman secara cermat dan terukur.
Desain taman minimalis menekankan pengalihan visual, bukan penutupan fisik.
Dengan prinsip ini, rumah tetap terlihat rapi dan aman.
Petugas tetap dapat mengakses utilitas dengan mudah.
Aturan tersebut berlaku untuk instalasi listrik dan air.
PLN dan PDAM sama-sama menegaskan pentingnya aksesibilitas.
Oleh sebab itu, taman berfungsi sebagai penyamar visual.
Elemen taman mengalihkan pandangan tanpa menutup utilitas sepenuhnya.
Dengan cara ini, fungsi dan estetika tetap seimbang.
Kini, banyak hunian perkotaan menerapkan konsep ini.
Selain rapi, rumah pun tampak lebih modern.
Taman turut menambah nilai visual fasad bangunan.
Pendekatan ini selaras dengan prinsip desain minimalis.
Menyamarkan Meteran Listrik dan Panel dengan Aman
PLN dan PUIL melarang penutupan permanen pada meteran listrik.
Petugas harus selalu dapat mengakses panel tersebut.
Selain itu, desain harus menjaga sirkulasi udara.
Karena itu, desainer menghindari penutup rapat.
Sebagai solusi, desainer menggunakan screen berlubang atau kisi vertikal.
Material kayu, metal perforated, atau WPC sering menjadi pilihan.
Screen ini menyamarkan tampilan tanpa menghambat ventilasi.







