Taman Minimalis Nyaman untuk Duduk Sore Tanpa Furnitur Besar, Tetap Estetis dan Fungsional

RADARPANGANDARAN.COM – Taman minimalis tetap nyaman untuk duduk sore tanpa furnitur besar jika desain memperhatikan posisi, teduhan, dan sirkulasi udara.

Secara umum, banyak pemilik rumah mengira kenyamanan taman bergantung pada kursi besar.

Padahal, konsep minimalis justru menolak penggunaan furnitur berlebihan.

Akibatnya, ruang terasa lebih lega ketika elemen duduk menyatu dengan taman.

Karena itu, pendekatan desain memegang peran utama.

Kenyamanan duduk sore tidak selalu bergantung pada empuknya alas duduk.

Selain itu, iklim tropis sangat memengaruhi tingkat kenyamanan taman.

Matahari sore, angin, dan bayangan perlu diperhitungkan sejak awal.

Dengan perencanaan tepat, desain taman tetap fungsional sepanjang hari.

Selain nyaman, taman juga terlihat lebih rapi dan tenang.

Pendekatan ini selaras dengan karakter rumah minimalis modern.

Dengan demikian, transisi ruang dalam dan luar terasa lebih alami.

Akhirnya, penghuni dapat menggunakan area taman setiap hari.

Prinsip Duduk Nyaman di Taman Minimalis

Taman minimalis mengutamakan elemen duduk yang menyatu dengan struktur taman.

Dalam praktiknya, desainer sering menggunakan built-in seating pada lanskap modern.

Elemen ini biasanya berupa tepi planter atau tembok rendah.

Dengan pendekatan ini, desainer mencegah taman terasa penuh.

Selain itu, visual taman tampak lebih bersih dan terkontrol.

John Pawson menyatakan kenyamanan tidak bergantung pada banyak objek.

Menurutnya, proporsi dan posisi duduk jauh lebih menentukan.

Desainer umumnya menetapkan ketinggian dudukan sekitar empat puluh sentimeter.