RADARPANGANDARAN.COM – Rem cakram berdecit sering muncul, sehingga perawatan rem motor penting dilakukan agar keamanan berkendara tetap terjaga.
Bunyi cit-cit saat pengereman pelan sering mengganggu kenyamanan pengendara di jalan padat.
Kondisi ini sebenarnya umum terjadi pada sepeda motor modern yang memakai sistem rem cakram hidrolik.
Sistem ini terkenal lebih responsif dibandingkan rem tromol, terutama ketika pengendara membutuhkan pengereman cepat dan stabil.
Namun, komponen rem cakram bekerja melalui gesekan langsung sehingga membutuhkan perhatian dan perawatan berkala.
Tanpa perawatan tepat, kampas rem dan cakram motor bisa cepat aus serta menimbulkan suara mengganggu.
Penyebab paling umum rem cakram berdecit adalah kotoran yang menempel pada permukaan kampas rem.
Debu jalanan, pasir, dan lumpur dapat menciptakan gesekan tidak merata ketika pengereman dilakukan perlahan.
Gesekan ringan tidak stabil inilah yang memicu suara nyaring pada roda depan.
Membersihkan kampas dan cakram motor menggunakan cairan brake cleaner membantu menghilangkan kotoran tersebut.
Semprotan angin bertekanan juga sering digunakan mekanik untuk membersihkan sela-sela komponen rem.
Selain kotoran, kampas rem yang menipis menjadi penyebab umum suara berdecit.
Ketebalan kampas di bawah dua milimeter biasanya menurunkan daya cengkeram sekaligus menghasilkan bunyi.
Kampas berbahan terlalu keras atau berkualitas rendah juga meningkatkan risiko suara saat pengereman ringan.
Pengendara sebaiknya memilih kampas sesuai rekomendasi pabrikan seperti produk dari Honda.







