Perawatan Sistem Torque Vectoring EV, Rahasia Stabilitas Maksimal yang Jarang Dibahas!

RADARPANGANDARAN.COM – Perawatan sistem torque vectoring EV sangat penting karena sistem ini mengatur torsi dinamis tiap roda.

Selain itu, sistem membutuhkan kalibrasi sensor yaw agar stabilitas tetap optimal.

Teknologi ini bekerja melalui pengendalian elektronik canggih.

Sistem kemudian mendistribusikan torsi berbeda ke setiap roda.

Karena itu, kendaraan tetap stabil saat menikung tajam.

Di samping itu, sistem meningkatkan traksi saat pengemudi berakselerasi agresif.

Berbeda dari differential mekanis, sistem ini sepenuhnya berbasis software.

Oleh sebab itu, teknisi menerapkan pendekatan perawatan berbeda.

Sistem ini tidak memerlukan penggantian oli differential aktif secara rutin.

Sebaliknya, teknisi memusatkan perhatian pada komponen elektronik.

Sensor dan modul kontrol memegang peran krusial.

Jika gangguan muncul, handling kendaraan dapat berubah signifikan.

Namun demikian, perawatan tepat menjaga performa tetap maksimal.

Produsen besar kini menerapkan sistem ini pada model hybrid dan EV.

Sebagai contoh, Toyota menggunakan Dynamic Torque Vectoring AWD pada RAV4.

Sistem tersebut menyesuaikan distribusi torsi sesuai kondisi jalan.

Pada EV multi-motor, kontrol bekerja jauh lebih presisi.

Cara Kerja dan Kontrol Torsi Dinamis pada EV

Torque vectoring EV mengandalkan motor independen di setiap roda.

Selanjutnya, software membaca data dari berbagai sensor kendaraan.

Sensor tersebut mencakup sudut setir dan yaw rate.

Karena itu, sistem menyesuaikan torsi secara real-time.

Kontrol torsi dinamis membantu kendaraan menjaga arah stabil.