Media Israel menyebutkan bahwa gambaran lengkap dari situasi ini akan lebih jelas setelah laporan akurat diterima dari berbagai lokasi yang diserang.
Radio Tentara Israel melaporkan bahwa keputusan untuk melancarkan serangan ini disetujui oleh tim kecil Kementerian Pertahanan melalui telepon, dan perintah eksekusi diberikan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu serta Menteri Pertahanan Yoav Gallant.
Surat kabar Israel Hayom juga melaporkan bahwa Netanyahu dan Gallant berada di ruang bawah tanah markas Kementerian Pertahanan saat serangan berlangsung.







