RADAR PANGANDARAN.COM – Gus Baha menyampaikan nasihat tentang bagaimana setiap anggota tubuh kita sebenarnya merupakan alat untuk beribadah kepada Allah.
“Kamu punya mata, melihat orang alim sama dengan ibadah sekian tahun. Kamu punya hidung, kamu gunakan untuk sujud. Kamu punya mulut, kamu gunakan untuk makan. Berkahnya makan supaya kuat sholat. Berkahnya mulut, kamu bisa wiridan,” ujar Gus Baha.
Dalam ceramah kali ini, Gus Baha mengingatkan kita bahwa setiap bagian dari diri kita adalah sarana yang Allah berikan untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Tidak hanya mata, hidung, dan mulut, tetapi seluruh tubuh kita merupakan bagian dari ibadah.
Itulah sebabnya kita harus menghargai dan menyayangi diri sendiri, karena tubuh kita adalah alat yang membawa kita menuju Allah SWT.
Pesan bijak dari kajian ini adalah bahwa merawat dan menyayangi diri sendiri merupakan bentuk penghormatan terhadap anugerah Allah.
Kita tidak boleh meremehkan atau mengeluh tentang apa yang tidak kita miliki, termasuk nasib atau garis keturunan.
“Kamu jangan mengeluh dengan berkata, ‘aku ditakdirkan bukan anaknya kyai, bukan cucunya Kanjeng Nabi.’ Justru enak, anak kyai tanggung jawabnya berat, cucunya Nabi tanggung jawabnya berat. Allah sudah tahu kamu tidak berbakat, makanya kamu tidak dipilih. Justru enak, kan?” tambah Gus Baha.