RADARPANGANDARAN.COM – Pasar saham Indonesia kembali menunjukkan geliat stabilitasnya di tengah dinamika ekonomi global. Di antara ribuan emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), daftar saham blue chip tetap menjadi tumpuan utama investor jangka panjang. Saham jenis ini dikenal tangguh menghadapi fluktuasi pasar, sekaligus menawarkan prospek pertumbuhan yang konsisten.
Pada tahun ini, terdapat 17 saham blue chip yang menjadi sorotan BEI, sebagian besar di antaranya tergabung dalam indeks LQ45. Yakni kumpulan saham paling likuid dan berkapitalisasi besar di Indonesia. Daftar tersebut menjadi acuan penting bagi investor dalam menentukan arah portofolio mereka.
Daftar Saham Blue Chip di BEI per Agustus 2025
Berikut adalah daftar terbaru saham blue chip di Bursa Efek Indonesia yang diakui oleh banyak analis dan sering menjadi penghuni indeks LQ45:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Bank swasta terbesar di Indonesia ini terkenal stabil dan efisien, menjadi pilihan utama bagi investor institusional maupun ritel.
2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
Fokus pada pembiayaan sektor UMKM membuat BRI sebagai Bank BUMN menjadi pilar penting ekonomi nasional.
3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
Kemudian Bank Mandiri sebagai bank BUMN dengan aset terbesar di Indonesia, terus mencatatkan kinerja keuangan yang impresif.
4. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
Perusahaan telekomunikasi terbesar ini menjadi tulang punggung konektivitas digital di Indonesia.
5. PT Astra International Tbk (ASII)
Konglomerasi otomotif dan diversifikasi bisnisnya menjadikan Astra salah satu emiten paling solid di BEI.













