Gaya Hidup

5 Hewan yang Berperan Penting bagi Ekosistem Laut

RADARPANGANDARAN.COM – Lautan adalah rumah bagi jutaan spesies dengan peran masing-masing dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Beberapa hewan laut tidak hanya unik, tetapi juga memiliki fungsi vital untuk kehidupan makhluk lain, bahkan berkontribusi terhadap keberlangsungan manusia.

Di antara makhluk laut tersebut, lima di antaranya sangat penting: karang, ikan, ubur-ubur, plankton, dan penyu. Mari kita bahas peran mereka sekaligus ciri-cirinya.

1. Karang

Karang sering disalahpahami sebagai tumbuhan, padahal sebenarnya hewan laut kecil yang hidup berkoloni. Mereka membangun terumbu karang, yang merupakan salah satu ekosistem terkaya di dunia.

Peran Karang dalam Ekosistem:

  • Menjadi tempat tinggal dan tempat berlindung bagi ribuan spesies ikan serta hewan laut kecil.
  • Melindungi garis pantai dari abrasi dan gelombang besar.
  • Mendukung pariwisata bahari yang bernilai ekonomi tinggi.

Ciri-ciri Karang:

  • Hidup berkoloni membentuk struktur keras dari kalsium karbonat.
  • Memiliki hubungan simbiosis dengan alga zooxanthellae yang membantu fotosintesis.
  • Hanya bisa tumbuh di perairan tropis dengan suhu hangat dan jernih.

2. Ikan

Ikan adalah penghuni laut yang paling dikenal. Mereka memiliki peran penting dalam rantai makanan laut, sekaligus sebagai sumber pangan utama bagi manusia.

Peran Ikan dalam Ekosistem:

  • Menjadi penghubung rantai makanan, baik sebagai predator maupun mangsa.
  • Membantu menjaga keseimbangan populasi hewan laut lain, seperti plankton dan krustasea.
  • Beberapa jenis ikan herbivora membantu mencegah pertumbuhan alga berlebih di terumbu karang.

Ciri-ciri Ikan:

  • Bernapas dengan insang dan bergerak menggunakan sirip.
  • Tubuh ditutupi sisik, meski ada beberapa spesies tanpa sisik.
  • Berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar), meskipun ada yang melahirkan (vivipar).

3. Ubur-ubur

Ubur-ubur adalah hewan laut purba yang sudah ada sejak ratusan juta tahun lalu. Meski terlihat lembut dan rapuh, perannya dalam ekosistem laut sangat penting.

Peran Ubur-ubur dalam Ekosistem:

  • Menjadi sumber makanan bagi penyu, ikan besar, dan beberapa spesies burung laut.
  • Membantu mengendalikan populasi plankton karena sebagian besar makanannya adalah fitoplankton dan zooplankton.
  • Beberapa jenis ubur-ubur berfungsi sebagai indikator kesehatan perairan.

Ciri-ciri Ubur-ubur:

  • Tubuh transparan berbentuk payung dengan tentakel yang mengandung sel penyengat (nematosista).
  • Tidak memiliki otak, jantung, maupun tulang.
  • Bergerak dengan kontraksi tubuh, meskipun sebagian besar terbawa arus laut.

4. Plankton

Plankton adalah organisme mikroskopis yang mengapung di permukaan laut. Meski ukurannya kecil, plankton adalah dasar dari seluruh rantai makanan di lautan.

Peran Plankton dalam Ekosistem:

  • Fitoplankton menghasilkan sekitar 50% oksigen dunia melalui fotosintesis.
  • Menjadi makanan utama bagi banyak hewan laut, mulai dari ikan kecil, udang, hingga paus.
  • Berperan sebagai indikator kualitas air laut.

Ciri-ciri Plankton:

  • Berukuran sangat kecil dan sulit dilihat dengan mata telanjang.
  • Terdiri dari fitoplankton (tumbuhan mikroskopis) dan zooplankton (hewan mikroskopis).
  • Tidak mampu melawan arus laut, sehingga hanya terbawa ombak dan arus.

5. Penyu

Penyu laut adalah spesies yang sudah ada sejak zaman purba. Hewan ini memiliki peran ekologis penting, terutama dalam menjaga keseimbangan pantai dan laut.

Peran Penyu dalam Ekosistem:

  • Memakan ubur-ubur, sehingga mencegah ledakan populasi ubur-ubur di lautan.
  • Penyu hijau memakan alga laut, menjaga pertumbuhan lamun tetap seimbang.
  • Telur penyu yang menetas sebagian menjadi sumber nutrisi alami bagi ekosistem pantai.

Ciri-ciri Penyu:

  • Memiliki tempurung keras yang melindungi tubuhnya.
  • Bernapas dengan paru-paru meski hidup di laut.
  • Dikenal bermigrasi sangat jauh, bahkan ribuan kilometer dari tempat ia menetas hingga kembali bertelur.

Karang, ikan, ubur-ubur, plankton, dan penyu adalah lima hewan yang berperan penting dalam ekosistem laut. Tanpa keberadaan mereka, keseimbangan lautan bisa terganggu.

Page: 1 2

Santika

Recent Posts

Harga Redmi Note 14 Pro 2026 dengan Kamera 200 MP dan Dimensity 7300 Ultra

RADARPANGANDARAN.COM - Redmi Note 14 Pro hadir 2026 dengan Harga Redmi Note 14 Pro kompetitif,…

8 menit ago

United TX-1800 Motor Listrik United Skutik Maxi Listrik Harga United TX-1800 Terbaru 2026

RADARPANGANDARAN.COM - United TX-1800 merupakan motor listrik United terbaru bergaya skutik maxi listrik dengan fitur…

1 jam ago

Edit Foto Jadi Atlet Loncat Indah dengan Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia yang Dramatis

RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini banyak digunakan untuk edit foto dengan konsep…

1 jam ago

Vespa LX 150 i-get, Skuter Klasik Stylish dengan Mesin i-get Modern

RADARPANGANDARAN.COM - Vespa LX 150 dan Vespa LX 150 i-get menghadirkan skuter klasik stylish dengan…

2 jam ago

Panel Digital Motor Menghangat Berlebih? Ini Penyebab dan Solusi yang Wajib Kamu Tahu!

RADARPANGANDARAN.COM - Panel digital motor sering menghangat karena tegangan berlebih, ventilasi buruk, atau paparan panas mesin…

2 jam ago

Suzuki Grand Vitara Terbaru: SUV Kompak Premium dengan Sunroof Panorama

RADARPANGANDARAN.COM - Suzuki Grand Vitara terbaru hadir sebagai SUV kompak premium gagah, menawarkan sunroof panorama…

3 jam ago

This website uses cookies.