Benarkah 90% Penyakit Dimulai dari Pikiran? Cari Tahu!

RADARPANGANDARAN.COM-  Banyak penelitian psikologi dan medis menunjukkan bahwa kondisi penyakit mental dan emosi seseorang berasal dari pikiran?, sebab hal itu berpengaruh besar terhadap kesehatan fisik.

Stres, kecemasan, dan pola pikir negatif dapat memicu berbagai gangguan tubuh, mulai dari masalah pencernaan hingga gangguan jantung.

Fenomena ini mendorong para ahli untuk menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari pencegahan penyakit.

1. Pikiran dan Tubuh Terhubung Lewat Sistem Saraf

Sistem saraf pusat menghubungkan pikiran dan tubuh. Ketika seseorang merasa stres atau cemas, tubuh melepaskan hormon seperti kortisol dan adrenalin yang bisa memicu peradangan, meningkatkan tekanan darah, dan melemahkan sistem imun.

Dengan kata lain, pola pikir negatif atau stres kronis secara langsung memengaruhi kondisi fisik dan bisa menjadi pemicu penyakit.

2. Stres Kronis Memicu Gangguan Kesehatan

Stres yang berkepanjangan bisa menyebabkan berbagai penyakit, termasuk diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Selain itu, stres juga mengganggu kualitas tidur dan nafsu makan, sehingga tubuh sulit melakukan regenerasi dan mempertahankan kesehatan.

Orang yang sering mengalami stres cenderung lebih rentan terhadap infeksi dan peradangan.

3. Kecemasan dan Depresi Berdampak Fisik

Kecemasan dan depresi tidak hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga menimbulkan efek fisik seperti sakit kepala, nyeri otot, dan gangguan pencernaan.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengalami depresi kronis memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Ini membuktikan bahwa kondisi mental bisa memengaruhi kesehatan secara nyata.

4. Pola Pikir Positif Bisa Meningkatkan Kesehatan

Sebaliknya, pikiran positif dan sikap optimis bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Orang yang menjaga pola pikir positif cenderung memiliki tekanan darah lebih stabil, sistem imun lebih kuat, dan risiko penyakit kronis lebih rendah.