RADARPANGANDARAN.COM- Air galon isi ulang kini menjadi pilihan utama banyak orang untuk memenuhi kebutuhan air minum harian karena harganya yang terjangkau murah.
Namun, muncul pertanyaan penting: apakah air galon isi ulang benar-benar aman untuk dikonsumsi setiap hari?.
Untuk menjawabnya, mari kita bahas fakta di balik air isi ulang dan bagaimana cara memastikan kualitasnya tetap layak minum.
Air Galon Isi Ulang Semakin Populer Karena Harga Murah
Banyak keluarga menggunakan air isi ulang sebagai solusi hemat di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
Namun, tidak semua depot air isi ulang memiliki standar kebersihan yang sama. Banyak di antaranya tidak mengikuti prosedur sterilisasi alat dan galon secara benar.
Akibatnya, kualitas air yang seharusnya jernih dan sehat justru berpotensi tercemar bakteri dan zat kimia berbahaya.
Proses Produksi Air Galon Isi Ulang Belum Tentu Steril
Proses ini seharusnya mampu menghilangkan kotoran dan mikroorganisme penyebab penyakit. Akan tetapi, kenyataannya, tidak semua depot menerapkan prosedur sanitasi dengan benar.
Banyak depot air isi ulang yang tidak rutin membersihkan tabung filter atau mengganti saringan sesuai jadwal.
Akibatnya, kotoran menumpuk dan mencemari air bersih yang dikonsumsi pelanggan. Selain itu, galon yang digunakan berulang kali tanpa dicuci menyeluruh menjadi sarang bakteri.
Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk memperhatikan kondisi depot tempat mereka membeli air.
Risiko Kesehatan Akibat Air Isi Ulang yang Tidak Higienis
Mengonsumsi air galon isi ulang yang terkontaminasi bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan.








