RADARPANGANDARAN.COM – Teknologi digital telah membawa banyak kemudahan dalam hidup. Segala informasi ada di ujung jari, komunikasi menjadi instan, dan peluang kerja semakin luas.
Namun, di balik semua kemudahan itu, ada sisi lain yang sering luput: Tekanan mental yang muncul akibat penggunaan teknologi yang berlebihan.
Era digital bukan hanya mengubah cara kita bekerja dan bersosialisasi, tetapi juga mempengaruhi cara kita merasakan, berpikir, dan mengelola emosi.
Apa Saja Tantangan Kesehatan Mental di Era Digital..?
1. Informasi Berlebihan (Information Overload)
Setiap hari, kita dibanjiri berita, notifikasi, dan konten media sosial. Informasi yang terlalu banyak bisa membuat otak kewalahan, sulit fokus, dan mudah lelah secara mental.
Seseorang yang membuka media sosial begitu bangun tidur lalu terus berpindah dari berita politik, gosip selebriti, hingga tips bisnis dalam waktu singkat. Hasilnya, pikiran terasa penuh bahkan sebelum hari dimulai.
2. Perbandingan Sosial yang Tidak Sehat
Media sosial sering menampilkan kehidupan yang terlihat sempurna. Ini bisa memicu rasa kurang percaya diri, iri, atau merasa hidup sendiri jauh dari kata berhasil.
Melihat foto teman yang berlibur ke luar negeri atau membeli rumah baru, lalu merasa hidup pribadi tidak berkembang, padahal kenyataannya situasi setiap orang berbeda.
3. Gangguan Pola Tidur
Penggunaan gadget larut malam dapat mengganggu produksi hormon melatonin, yang berperan dalam mengatur tidur. Cahaya biru dari layar membuat otak “terjebak” dalam mode siaga.













