RADARPANGANDARAN.COM – Rabies masih menjadi salah satu penyakit mematikan yang kerap terabaikan. Banyak orang beranggapan rabies hanya berasal dari gigitan anjing. Padahal pada nyatanya, virus ini menular dari berbagai hewan lain, termasuk hewan peliharaan yang terlihat sehat.
Rabies bisa menyebabkan gangguan sistem syaraf seperti gelisah dan kejang pada manusia, bahkan rabies bisa mengakibatkan kematian. Fakta inilah yang perlu menjadi perhatian serius agar masyarakat lebih peduli, waspada, dan tidak menyepelekan penyakit ini.
Apa Itu Rabies?
Rabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Lyssavirus. Virus ini menyerang sistem saraf pusat dan jika tidak ditangani sejak awal, hampir selalu berujung pada kematian.
Menurut data World Health Organization (WHO), rabies menyebabkan sekitar 59.000 kematian setiap tahun, mayoritas terjadi di Asia dan Afrika.
Penularan rabies umumnya melalui air liur hewan yang terinfeksi. Cara paling sering adalah melalui gigitan, tetapi virus juga bisa masuk lewat cakaran, jilatan pada luka terbuka, atau kontak dengan selaput lendir seperti mata dan mulut.
Dari Mana Rabies Berasal?
Banyak yang mengira rabies hanya dibawa oleh anjing. Memang benar, lebih dari 90% kasus rabies pada manusia disebabkan oleh gigitan anjing. Namun jangan salah, penelitian bahkan menunjukkan bahwa rabies juga bisa ditularkan oleh hewan lain.
Seperti misalnya rakun, musang, rubah, kelelawar, bahkan kucing dan kuda yang merupakan hewan peliharaan bisa terpapar rabies. Artinya, risiko rabies tidak hanya terbatas pada satu jenis hewan saja, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan.
Bagaimana cara mencegah hewan peliharaan agar tidak terjangkit Rabies?
Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Agar hewan kesayanganmu tidak terjangkit rabies, kamu bisa lakukan beberapa langkah berikut:













