Video Panjang Masih Dipakai, Tapi Turun Kelas
Video panjang tidak mati. Orang tetap membuka YouTube panjang, Netflix, Vidio, Disney+, dan lainnya, terutama saat mereka ingin menonton dengan fokus. Tapi video panjang kini berubah menjadi “hiburan serius” yang butuh komitmen waktu. Sedangkan video pendek menjadi default hiburan harian: cepat, praktis, gampang, langsung nempel di layar.
Rilis APJII menegaskan bahwa Indonesia kini masuk fase baru budaya menonton. Kita butuh hiburan yang langsung klik, lebih cepat, dan tidak ribet. Konten video pendek kini sudah berdiri sebagai pusat baru konsumsi hiburan online Indonesia, bukan pelengkap, tetapi primadona.













