Oleh karena itu, tidur cukup setiap malam sangat penting bagi kesehatan jantung. Bahkan, dokter kardiologi menyarankan istirahat selama tujuh hingga delapan jam untuk menjaga kerja jantung tetap optimal.
Berat Badan dan Metabolisme
Kurang tidur juga memengaruhi metabolisme tubuh. Saat tidur berkurang, hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang menjadi tidak seimbang. Akibatnya, seseorang lebih mudah merasa lapar dan cenderung makan berlebihan.
Tidak heran, banyak orang yang sering begadang justru mengalami kenaikan berat badan. Selain itu, proses metabolisme yang terganggu juga membuat tubuh sulit membakar kalori dengan efisien.
Kesehatan Mental
Tidak hanya fisik, kesehatan mental pun sangat terpengaruh. Kurang tidur sering dikaitkan dengan gangguan kecemasan, depresi, hingga penurunan motivasi hidup. Selain itu, begadang dalam jangka panjang dapat memperburuk kondisi mental yang sudah ada.
Dengan tidur cukup, otak mendapat kesempatan untuk menyeimbangkan hormon dan emosi sehingga kesehatan mental tetap terjaga.
Pentingnya Pola Tidur Teratur
Setelah memahami dampak seriusnya, langkah berikut adalah membangun pola tidur teratur. Usahakan buat jadwal pada jam yang sama setiap hari, bahkan saat akhir pekan. Selain itu, hindari kafein atau penggunaan gawai sebelum tidur karena dapat mengganggu kualitas. Dengan kebiasaan sederhana ini, kualitas hidup bisa meningkat secara signifikan.
Tidur bukan sekadar waktu istirahat, melainkan proses penting yang menentukan kesehatan tubuh, pikiran, dan emosi. Kurang tidur dapat menimbulkan dampak serius mulai dari penurunan konsentrasi hingga penyakit kronis yang mengancam nyawa. Karena itu, jangan remehkan kebutuhan tubuh simpel ini.







