RADARPANGANDARAN.COM- Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kelestarian bumi, gaya hidup plant-based semakin populer.
Gaya hidup ini berfokus pada konsumsi makanan berbasis tumbuhan seperti sayur, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan umbi.
Menariknya, pola makan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi tubuh, tetapi juga berkontribusi besar terhadap kelestarian lingkungan.
1. Apa Itu Gaya Hidup Plant-Based?
Secara sederhana, gaya hidup plant-based berarti menjadikan tumbuhan sebagai sumber utama nutrisi. Namun, berbeda dengan veganisme yang benar-benar menghindari produk hewani, pola plant-based lebih fleksibel.
Seseorang mungkin masih mengonsumsi produk hewani dalam jumlah kecil, tetapi fokus utamanya tetap pada bahan nabati. Karena itu, banyak orang memilih gaya hidup ini sebagai langkah awal menuju pola makan yang lebih sehat.
2. Manfaat Kesehatan dari Pola Makan Berbasis Tumbuhan
Beralih ke makanan nabati memberikan banyak manfaat nyata bagi tubuh. Pertama, makanan berbasis tumbuhan kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan yang membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat.
Selain itu, pola makan ini juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung.
Selain itu, asupan lemak jenuh dari makanan hewani dapat berkurang secara signifikan. Akibatnya, kadar kolesterol dalam darah juga menurun.
Dengan demikian, pola makan ini membantu menjaga berat badan ideal sekaligus meningkatkan energi tubuh untuk beraktivitas sepanjang hari.












