Inspirasi Taman Minimalis Kavling Sempit yang Nyaman Dilihat dari Dalam

Tinggi tanaman sebaiknya tidak melampaui garis pandang jendela.

Tanaman setinggi 1,5 meter sudah cukup memberi aksen vertikal.

Dengan demikian, pandangan dari dalam rumah tetap terbuka.

Selain itu, penggunaan jendela besar sangat membantu fokus visual rumah.

Banyak pemilik rumah memilih sliding glass untuk konsep ini.

Transparansi kaca menyatukan area dalam dan luar rumah.

Selanjutnya, lantai interior dapat diselaraskan dengan area taman.

Pengulangan pola lantai menciptakan perspektif ruang lebih panjang.

Material netral seperti beton dan batu alam sangat direkomendasikan.

Warna tersebut memperkuat kesan bersih dan modern.

Tata Letak, Tanaman, dan Material yang Efektif

Secara visual, tata letak taman sebaiknya membentuk jalur memanjang.

Desainer dapat mengarahkan stepping stone secara lurus atau diagonal.

Arah tersebut memberi ilusi ruang yang lebih dalam.

Di dekat jendela, planter box rendah menjadi pilihan ideal.

Planter box rendah menjaga tanaman tidak menghalangi pandangan.

Desainer memilih tanaman berdasarkan bentuk, bukan volume.

Dracaena dan palem mini memberi aksen vertikal yang lembut.

Selain itu, sansevieria menghadirkan karakter arsitektural minimalis.

Zamioculcas menambah tekstur hijau dengan perawatan sederhana.

Sebagai penutup tanah, liriope menjaga area tetap rapi.

Untuk bunga, gunakan jenis kecil agar tidak mendominasi.

Ixora mini dapat memberi aksen warna sesekali.

Material kerikil putih membantu memantulkan cahaya alami.

Efek pantulan tersebut membuat taman tampak lebih terang.