RADARPANGANDARAN.COM –Â Taman minimalis sempit pada kavling perumahan 6 meter perlu mengarahkan fokus visual ke rumah.
Dengan pendekatan tepat, ruang terasa lebih luas dan tetap nyaman dipandang.
Secara umum, konsep taman ini cocok untuk perumahan modern di Indonesia.
Keterbatasan lahan tidak menghilangkan potensi estetika hijau.
Sebaliknya, taman kecil dapat menjadi daya tarik utama rumah.
Oleh karena itu, desainer harus mengutamakan pandangan dari dalam rumah.
Idealnya, pemilik rumah menempatkan area taman di bagian belakang.
Posisi ini memungkinkan taman terlihat langsung dari ruang keluarga.
Dengan begitu, taman berfungsi sebagai latar visual harian.
Transisi visual tersebut membuat interior terasa lebih lega.
Selain itu, taman membantu memasukkan cahaya alami ke rumah.
Sirkulasi udara pun menjadi lebih optimal.
Karena itu, pemilik rumah perlu menentukan layout sejak awal.
Tanpa perencanaan matang, taman mudah terlihat sempit dan sesak.
Sebaliknya, desain tepat dapat memberi efek luas yang signifikan.
Setiap elemen harus bekerja secara visual, bukan sebagai fungsi berat.
Prinsip Desain Taman Minimalis untuk Kavling 6–7 Meter
Taman minimalis sempit membutuhkan tata letak yang efisien dan terukur.
Secara praktis, layout sederhana bekerja lebih efektif dibanding desain kompleks.
Karena itu, desainer perlu menghindari terlalu banyak elemen dalam satu area.
Desainer juga perlu memperhatikan rasio area hijau dan keras.
Komposisi 60 persen hijau menciptakan kesan segar alami.
Sementara itu, 40 persen hardscape menjaga taman tetap rapi.








