RADAR PANGANDARAN.COM – Nasehat Gus Baha tentang qodho dan qodar dan jangan putus asa dan jangan terlalu bangga di dunia.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada berbagai keadaan yang kadang membuat kita merasa putus asa atau sebaliknya, merasa terlalu bangga (ujub) dengan pencapaian yang telah diraih.
Gus Baha menyampaikan nasehat yang sangat mengena tentang iman pada qodho dan qodar.
Ceramah Gus Baha ini menekankan betapa pentingnya memahami dan menerima qodho dan qodar dalam menjalani kehidupan di dunia.
“Jadi apa yang mengenai kamu di bumi, yang ada pada diri kamu, anggap saja atau yakini saja sebagai qodho qodar,” ucap Gus Baha.
BACA JUGA: Lautaro Martinez: Saya Orang Pertama yang Bertanggung Jawab atas Kekalahan dari AC Milan
Dengan pemahaman ini, kita diajarkan untuk tidak berputus asa atas apa yang telah terlewatkan dan tidak terlalu membanggakan diri dengan apa yang sudah kita dapatkan dalam hal apa pun.
Beliau memberi contoh sederhana tentang bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap keberhasilan yang telah diraih.
“Misalnya saya, saya kan termasuk kiyai keren, misalnya…” lanjutnya sambil berseloroh yang disambut tawa hadirin.
“Itu saya tidak pernah bangga. Jadi bangganya di mana, kan sesuai skenario,” tambahnya menegaskan.
Dari sini, kita diajarkan bahwa segala sesuatu yang kita alami dalam hidup ini adalah bagian dari skenario yang telah ditetapkan oleh Tuhan.
BACA JUGA: Ditumbangkan AC Milan 2-1, Simone Inzaghi: Sangat Menyakitkan Kalah dalam Derby
Dengan menerima hal ini, rasa bangga yang berlebihan dapat dihilangkan, digantikan dengan kerendahatian, sebagai buah dari kesadaran akan takdir dan ketentuan Ilahi.
Selain itu, Gus Baha juga menegaskan bahwa kita tidak perlu merasa putus asa dengan kegagalan atau masa lalu yang kelam.







