Konsep Taman Minimalis dengan Batas KDB Ketat, Strategi Hijau Tipis Efektif yang Bikin Rumah Tetap Adem!

RADARPANGANDARAN.COM – Konsep taman minimalis dengan batas KDB ketat tetap menghadirkan hijau tipis efektif di lahan sempit.

Namun demikian, banyak pemilik rumah merasa terjebak aturan KDB.

Padahal, regulasi tersebut tetap memberi ruang kreatif bagi desain.

Secara teknis, KDB mengatur luas bangunan terhadap total lahan.

Karena itu, pemilik harus memanfaatkan sisa lahan secara cerdas.

Hijau tidak harus luas agar terasa dominan.

Sebaliknya, komposisi tepat mampu memberi efek visual maksimal.

Konsep ini sering muncul pada hunian urban padat.

Selain itu, pendekatan ini selaras dengan regulasi RDTR daerah.

Kementerian ATR/BPN mengatur tata ruang melalui RDTR.

Karena regulasi berbeda tiap wilayah, pemilik perlu memahami zonasi lokal.

Meski begitu, batas KDB ketat bukan hambatan desain.

Justru, keterbatasan mendorong lahirnya solusi inovatif.

Desainer lanskap menyebut pendekatan ini green efficiency strategy.

Strategi ini, pada dasarnya, menekankan kualitas dibanding kuantitas.

Hasilnya tetap terasa hijau meski luas terbatas.

Strategi Hijau Tipis Efektif dalam Konsep Taman Minimalis

Hijau tipis efektif bekerja dengan prinsip green as plane.

Artinya, tanaman membentuk bidang visual, bukan hamparan luas.

Bahkan, strip tanaman selebar 40 sentimeter sudah memberi dampak nyata.

Terutama jika desainer menempatkannya sepanjang batas kavling.

Selain itu, vertical planting memperkuat dominasi visual taman.

Dinding hijau membuat ruang terasa lebih sejuk dan hidup.

Konsep ini sering hadir pada proyek urban infill garden.