Lebih jauh, Indonesia masuk dalam daftar negara dengan pertumbuhan sesi aplikasi cryptocurrency tertinggi kedua di dunia sepanjang 2024, yaitu sebesar 54%. Oleh karena itu, Indonesia disebut sebagai pasar kripto potensial di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, kesadaran masyarakat mengenai investasi digital meningkat seiring kemajuan teknologi finansial, sehingga proses adopsi semakin cepat.
Dominasi Mobile Crypto Wallet dan Akses Digital
Fenomena KuCoin dan perkembangan cryptocurrency di media sosial Indonesia 2025 juga ditopang oleh penggunaan teknologi mobile yang luas. Karena Indonesia menempati posisi kedua di dunia dalam penggunaan mobile crypto wallet, aktivitas transaksi dan penyimpanan aset digital menjadi semakin mudah dan praktis. Selanjutnya, tingginya penggunaan smartphone mendorong masyarakat mengakses layanan keuangan modern secara efisien.
Selain itu, mobile wallet menjadi solusi bagi masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses layanan keuangan tradisional. Dengan demikian, kehadiran kripto memberikan alternatif finansial yang inklusif bagi generasi muda, pekerja lepas, pelaku usaha mikro, dan individu yang ingin membuka peluang investasi baru.
Peran Media Sosial dalam Mendorong Adopsi Kripto
Fenomena KuCoin dan perkembangan cryptocurrency di media sosial Indonesia 2025 mencerminkan dominasi konten digital dari edukator, influencer, dan trader yang secara aktif membagikan analisis serta pengalaman investasi. Platform seperti TikTok, YouTube, Instagram, dan X/Twitter menyajikan informasi cepat dan mudah dipahami, sehingga pengguna baru langsung mempelajari dasar investasi aset digital dan mulai mengambil keputusan keuangan dengan lebih percaya diri. Selanjutnya, konten video pendek dan live streaming mempercepat literasi keuangan digital.







