Gaya Hidup

Kupu-kupu Sebagai Indikator Penting bagi Ekosistem Alam

RADARPANGANDARAN.COM Kupu-kupu bukan hanya hiasan manis di taman. Dalam ranah lingkungan, mereka berfungsi sebagai indikator penting bahwa suatu ekosistem masih sehat.

Bila Anda melihat, misalnya di kawasan hijau sekitar Pangandaran, masih banyak terbang kupu-kupu dengan warna mencolok dan jumlah yang baik, maka itu bisa jadi pertanda bahwa kualitas lingkungan, udara, dan vegetasi di wilayah tersebut masih terjaga.

Mengapa kupu-kupu bisa jadi “alarm” lingkungan?

Kupu-kupu (ordo Lepidoptera) memiliki beberapa karakteristik yang membuat mereka cocok menjadi sebuah indikator. Karena, mereka relatif mudah teridentifikasi, cepat menanggapi perubahan lingkungan, dan tergantung pada rantai makanan yang spesifik. Misalkan tanaman inang untuk larva dan nektar untuk dewasa.

Penelitian menunjukkan bahwa perubahan dalam jumlah atau keragaman spesies kupu-kupu sering kali mendahului gangguan yang lebih besar di ekosistem.

Sebuah studi berbasis data di Israel menemukan bahwa faktor paling kuat yang mempengaruhi keberagaman kupu-kupu adalah suhu dan curah hujan, diikuti oleh jenis tutupan lahan dan tipe tanah.

Sementara itu, penelitian lain di Italia menunjukkan bahwa spesies kupu-kupu yang hidup di dekat kawasan industri dengan kontaminasi logam berat memiliki kandungan logam yang lebih tinggi dalam tubuhnya. Ini menunjukkan bahwa mereka secara langsung terekspos kondisi lingkungan yang buruk.

Apa artinya bagi daerah seperti Pangandaran?

Kabupaten Pangandaran memiliki banyak ruang terbuka hijau, kawasan pesisir dan vegetasi pinggir laut yang menjadi habitat potensial kupu-kupu.

Bila populasi kupu-kupu di sini menurun secara drastis, hal tersebut bisa menjadi sinyal dini bahwa ada tekanan lingkungan yang mulai bertumbuh. Bisa karena rusaknya vegetasi, polusi udara atau laut, penggunaan pestisida yang berlebihan, atau impor tanaman asing yang memonokultur dan mengurangi jenis tanaman inang lokal.

Sebaliknya, jika Anda masih melihat ragam kupu-kupu yang berwarna cerah dan jumlahnya banyak di taman kota, kebun bambu, atau hutan mangrove Pangandaran, itu adalah pertanda bahwa rantai kehidupan alami di sana masih berjalan baik. Kupu-kupu “menggembarkan” keberadaan tanaman inang, nektar, dan kondisi mikroklima yang optimal.

Page: 1 2

Gunawan

Recent Posts

Galaxy A07 5G dengan Baterai Jumbo dan Performa Multitasking Gaming Tanpa Lag

RADARPANGANDARAN.COM - Galaxy A07 5G hadir dengan baterai jumbo 6.000 mAh, performa multitasking, dan gaming…

33 menit ago

Bek Persib Federico Barba Punya Semangat yang Membara Lawan Persita Tangerang

RADARPANGANDARAN.COM - Bek Persib, Federico Barba punya semangat yang membara jelang melawan Persita pada pekan…

47 menit ago

Rahasia Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia untuk Edit Foto Liburan di Singapura Jadi Estetik dan Sinematik

RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini menjadi cara cerdas untuk edit foto liburan…

48 menit ago

Nubia V80 Max dengan Baterai 6000 mAh, Andalkan Bypass Charging dan Fast Charging 22,5W

RADARPANGANDARAN.COM - Nubia V80 Max hadir dengan baterai 6000 mAh dan fitur bypass charging untuk…

2 jam ago

Ini Lokasi Nobar Persib vs Persita Hari Ini

RADARPANGANDARAN.COM - Lokasi nobar Persib vs Persita hari ini, salah satunya ada di CGV Paris…

2 jam ago

Volkswagen Atlas Cross Sport, SUV Crossover Sporty 269 HP dengan Mesin 2.0 TSI yang Siap Towing 5.000 lb!

RADARPANGANDARAN.COM - Volkswagen Atlas Cross Sport 2026 hadir sebagai SUV sporty bermesin 2.0 TSI bertenaga. Selain…

2 jam ago

This website uses cookies.