Banyak Penyakitnya Memang Memicu Kematian Mendadak
Ada beberapa kondisi medis yang umum pada hamster dan semuanya punya pola sama. Terlihat seperti tidak ada yang salah, lalu mati mendadak. Penyakit jantung misalnya, bisa mengakhiri hidup hamster dalam sekejap tanpa tanda. Begitu juga infeksi paru seperti pneumonia, yang bisa membuat nafas hamster tiba-tiba berhenti.
Ada juga kondisi yang sangat mematikan seperti ekor basah (wet tail). Yaitu penyakit pencernaan yang bisa membunuh sampai 90% penderitanya jika terlambat ditangani. Penyakit ginjal, diabetes, kanker, hingga amiloidosis juga sering berjalan senyap.
Sensitif Terhadap Stres dan Kaget
Hal lain yang sering bikin orang mengira kematiannya lucu adalah sensitivitas hamster terhadap stres. Hal sepele seperti suara keras, terlalu banyak dipegang, diguncang, atau dipindahkan bisa memicu lonjakan stres. Dalam beberapa kasus, hamster bisa mati karena kaget. Ini bukan mitos. Sistem saraf hamster sangat reaktif. Dan serangan jantung akibat takut betulan bisa terjadi.
Bukan Konyol, Tapi Hamster Memang “Makhluk Dalam Mode Survival”
Narasi internet yang menyimpulkan hamster mati dengan cara konyol sebenarnya muncul karena kematian mereka jarang meninggalkan petunjuk. Padahal, umur yang pendek, biologi yang lemah, dan penyakit yang diam-diam membuat hamster jadi hewan peliharaan dengan risiko kematian mendadak sangat tinggi.
Jadi kalau kamu pemilik hamster, kamu tidak perlu menyalahkan diri sendiri ketika hamstermu mati tiba-tiba. Hamster secara natural memang menyimpan sakitnya.
Yang terbaik yang bisa kita lakukan adalah memberi lingkungan yang nyaman, penanganan yang lembut, menghindari stres, menjaga kebersihan kandang, mengontrol makanan, dan rutin memeriksa kesehatan. Karena sesingkat apapun umur mereka, kita bisa membuat hidupnya terasa tenang dan tidak menyakitkan sampai akhir.











