Mengapa Hamster Selalu Konyol dalam Kematiannya?

RADARPANGANDARAN.COMHamster itu makhluk kecil yang lucu, tapi sekaligus tragis. Banyak orang sudah sangat hati-hati merawat hamster, memberi kandang yang nyaman, memberi makan teratur, memperhatikan mainan, sampai menyisir bulu. Namun tiba-tiba keesokan pagi, hamster bisa ditemukan diam, terlihat seperti tidur, dan ternyata mati.

Karena itu, dunia internet sering bercanda seolah hamster mati dengan cara konyol. Padahal, di balik itu sebenarnya ada penjelasan biologis dan medis yang masuk akal. Hanya saja, hamster memang spesies yang tidak pandai menunjukkan rasa sakit dan sudah dirancang untuk hidup cepat, mati cepat, dan bertahan sebagai hewan buruan di alam bebas.

Hamster Umurnya Memang Sangat Pendek

Kita terbiasa dengan hewan peliharaan yang panjang umur. Kucing 12–15 tahun. Anjing bisa 10–13 tahun, bahkan lebih. Tapi hamster? Rata-rata hanya 1,5 sampai 3 tahun. Dan ketika hamster sudah memasuki usia tua, mereka jarang menunjukkan gejala.

Mereka bisa makan seperti biasa, tetap terlihat gesit, lalu tiba-tiba tubuhnya menyerah. Pada akhir usia hidupnya, kematian bisa terjadi hanya dalam hitungan jam tanpa tanda-tanda dramatis. Itu yang membuat pemilik sering merasa kematiannya “aneh”. Padahal memang waktunya sudah tiba.

Hamster Jago Menyembunyikan Sakit

Faktor lain yang bikin kematian hamster tampak absurd adalah cara mereka menyembunyikan sakit. Di alam, hamster adalah “makanan” bagi hewan pemangsa. Jadi mereka mengembangkan kemampuan untuk terlihat sehat, supaya pemangsa tidak memburu yang lemah. Bahkan saat sudah sakit parah, tubuh mereka secara naluriah tetap memaksa untuk terlihat normal, hingga tiba-tiba kolaps.