Meski Berdiri Lebih Praktis, Tapi Inilah Fakta Ilmiah dan Anjuran Cara Buang Air Kecil Bagi Para Pria

RADARPANGANDARAN.COM – Kebiasaan buang air kecil terlihat sederhana, tetapi posisi tubuh saat melakukannya memberi dampak besar pada kesehatan pria. Para ahli urologi telah meneliti cara buang air kecil bagi pria, mulai dari posisi duduk, jongkok, hingga berdiri.

Ternyata menemukan perbedaan signifikan pada fungsi kandung kemih, prostat, hingga risiko infeksi. Menariknya, penelitian modern menunjukkan bahwa posisi yang paling sehat justru sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW sejak lebih dari 1.400 tahun lalu.

Posisi Duduk Lebih Optimal Mengosongkan Kandung Kemih

Peneliti dalam Urology Journal (2014) menegaskan bahwa pria yang buang air kecil sambil duduk mampu mengosongkan kandung kemih lebih tuntas dibanding pria yang kencing berdiri. Posisi duduk membuat otot dasar panggul lebih rileks dan saluran kemih lebih terbuka, sehingga aliran urin keluar dengan lancar.

Kandung kemih yang kosong sempurna membantu pria terhindar dari sisa urin yang bisa menimbulkan infeksi saluran kemih. Dokter juga menyebutkan bahwa kebiasaan duduk atau jongkok saat kencing dapat mengurangi risiko pembentukan batu kandung kemih. Dengan kata lain, posisi ini membuat tubuh bekerja lebih efisien.

Posisi Jongkok Mendapat Aliran Urin Lebih Lancar

Penelitian dalam Journal of Neurourology and Urodynamics membuktikan bahwa pria yang buang air kecil sambil jongkok mendapat manfaat tambahan. Posisi jongkok meluruskan saluran uretra dan menekan kandung kemih dengan lebih baik. Aliran urin pun keluar dengan cepat dan lancar.