Pertama, sektor perikanan harus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan beralih ke bahan ramah lingkungan seperti bioplastik atau jaring berbahan alami. Inovasi teknologi seperti alat filtrasi mikroplastik di tambak juga dapat membantu mencegah partikel plastik masuk ke ekosistem air.
Kedua, masyarakat perlu memperbaiki manajemen sampah plastik di daratan. Pengelolaan limbah yang tepat akan mengurangi aliran plastik ke laut. Edukasi publik tentang dampak mikroplastik juga penting untuk membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya pencemaran plastik.
Ketiga, pemerintah dapat meningkatkan riset dan pengawasan kualitas air laut, serta memperkuat regulasi terkait limbah industri dan perikanan. Program nasional pengendalian plastik laut seperti yang dijalankan BRIN perlu diperluas untuk mencakup pemantauan mikroplastik di produk konsumsi.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, Indonesia dapat melindungi ekosistem laut sekaligus memastikan keamanan pangan laut bagi generasi mendatang.
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia membuka peluang baru bagi siapa saja yang ingin…
RADARPANGANDARAN.COM - VinFast VF 5 hadir sebagai SUV listrik kompak dengan spesifikasi lengkap untuk mobilitas perkotaan…
RADARPANGANDARAN.COM - Vision Pulse menghadirkan inovasi Hyundai Kia 2026, teknologi keselamatan dan sistem anti tabrakan…
RADARPANGANDARAN.COM - Mie Panjang Umur dalam Tradisi Imlek dipercaya membawa keberuntungan, kebahagiaan, dan harapan panjang…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini menjadi solusi kreatif bagi banyak orang yang…
RADARPANGANDARAN.COM - Alva N3 Next Gen menjadi motor listrik Alva terbaru dengan teknologi modern dan…
This website uses cookies.