Jika kebiasaan ini dilakukan bersamaan dengan minum air terlalu cepat, tubuh bisa mengalami ketegangan otot akibat gerakan mendadak dan tekanan internal.
Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat memicu nyeri sendi kronis dan memperburuk postur tubuh.
4. Bisa Memengaruhi Sirkulasi Darah
Minum sambil berdiri juga berdampak pada sirkulasi darah. Saat tubuh berdiri, tekanan darah cenderung naik lebih cepat karena gravitasi.
Jika kamu minum air terlalu cepat, cairan akan mengalir ke tubuh dengan cepat, memengaruhi kestabilan tekanan darah.
Bagi orang dengan tekanan darah rendah atau masalah kardiovaskular, kebiasaan ini dapat menyebabkan pusing, pingsan, atau ketidaknyamanan ringan.
Duduk saat minum membantu tubuh menyesuaikan tekanan darah dan mencegah efek negatif pada sirkulasi.
5. Bisa Menurunkan Efisiensi Penyerapan Nutrisi
Minum sambil berdiri dapat mengurangi kemampuan tubuh menyerap nutrisi secara optimal. Proses penyerapan nutrisi bergantung pada waktu tubuh mencerna makanan dan cairan.
Saat berdiri dan minum cepat, cairan masuk terlalu cepat ke lambung dan usus, sehingga enzim pencernaan tidak bekerja maksimal.
Akibatnya, tubuh tidak sepenuhnya mendapatkan manfaat dari minuman bergizi atau makanan cair yang dikonsumsi bersamaan.
6. Tips Minum dengan Aman untuk Tubuh Sehat
Agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari dampak minum sambil berdiri, terapkan beberapa tips berikut:
- Minum dalam posisi duduk: Duduk santai membantu sistem pencernaan dan ginjal bekerja optimal.
- Minum perlahan: Jangan menenggak air terlalu cepat; minum dalam tegukan kecil lebih efektif.
- Perhatikan suhu air: Air hangat atau suhu ruang lebih aman bagi lambung daripada air dingin ekstrem.
- Konsumsi cairan sesuai kebutuhan: Minumlah cukup sepanjang hari, bukan sekaligus banyak.
- Kombinasikan dengan makanan sehat: Minum bersamaan makanan kaya nutrisi untuk mendukung penyerapan optimal.







