Osteoarthritis: Penyakit Sendi Degeneratif yang Harus Diwaspadai. freepik.com
RADARPANGANDARAN.COM – Osteoarthritis sering menyerang lutut, pinggul, hingga tulang belakang, terutama pada usia dewasa. Kondisi ini terjadi ketika bantalan rawan menipis dan menyebabkan gesekan antar tulang. Akibatnya, penderita merasakan nyeri, kaku, serta penurunan fleksibilitas gerak.
Gangguan ini termasuk penyakit sendi degeneratif kronis yang berkembang secara perlahan. Kerusakan rawan mengurangi elastisitas sekaligus memicu peradangan. Banyak kasus menunjukkan jari tangan, lutut, dan pinggul menjadi bagian tubuh paling terdampak. Jika dibiarkan, kualitas hidup menurun karena penderita kesulitan bergerak bebas.
Penuaan menjadi pemicu utama karena jaringan sendi melemah seiring bertambahnya usia. Cedera olahraga, obesitas, serta aktivitas berat mempercepat kerusakan. Riwayat keluarga, kelainan bentuk tulang, dan peradangan kronis juga memperbesar risiko.
Nyeri muncul saat beraktivitas dan berkurang ketika beristirahat. Kekakuan terasa setelah bangun tidur atau duduk terlalu lama. Selain itu, pembengkakan, penurunan rentang gerak, serta bunyi berderak saat sendi digerakkan sering dialami penderita. Gejala ringan kerap diabaikan, padahal penanganan sejak awal dapat mencegah kondisi memburuk.
Dokter menegakkan diagnosis melalui wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan tes penunjang. Rontgen memperlihatkan perubahan struktur tulang, sementara MRI menunjukkan detail jaringan lunak termasuk rawan. Dari hasil ini, tingkat keparahan bisa ditentukan sehingga terapi lebih tepat sasaran.
Tujuan pengobatan adalah mengurangi rasa sakit, meningkatkan fungsi sendi, serta mencegah kerusakan berlanjut. Pilihan yang tersedia meliputi:
Menjaga berat badan ideal penting untuk meringankan beban lutut maupun pinggul. Aktivitas ringan seperti berenang, yoga, atau bersepeda bisa memperkuat otot tanpa memberi tekanan berlebih. Asupan kalsium, vitamin D, serta omega-3 juga membantu menjaga kesehatan tulang.
Banyak penderita kesulitan berjalan jauh, menaiki tangga, atau sekadar menggenggam benda kecil. Hambatan ini sering menimbulkan rasa frustrasi. Namun, kombinasi penanganan medis, disiplin terapi, dan dukungan keluarga mampu menjaga kemandirian serta kenyamanan dalam beraktivitas.
Olahraga teratur menjaga kelenturan sekaligus memperkuat otot. Teknik olahraga yang benar membantu mencegah cedera. Pemeriksaan rutin juga penting untuk mendeteksi masalah sejak awal. Jika gejala muncul, segera konsultasikan agar pengobatan lebih efektif.
Page: 1 2
RADARPANGANDARAN.COM - Realme P4 Power 5G hadir dengan Titan Battery 10001 mAh dan Dimensity 7400…
RADARPANGANDARAN.COM - cara menggunakan Gemini AI kini makin mudah dengan Google Gemini AI yang mendukung…
RADARPANGANDARAN.COM - Berikut 7 tempat sarapan di Pangandaran. Saat berlibur ke Pangandaran tidak perlu bingung…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini semakin kreatif untuk membantu pengguna mengubah foto…
RADARPANGANDARAN.COM - Bagi warga Pangandaran yang sedang mengincar universitas negeri di Tasikmalaya. Mari simak artikel…
RADARPANGANDARAN.COM - Samsung Galaxy Z Fold 8 dikabarkan rilis 2026 dengan layar lebar 7,6 inci…
This website uses cookies.