Cybersecurity dan privasi data bukan lagi isu teknis, melainkan persoalan gaya hidup di era digital. Bagi generasi muda yang hampir setiap hari terhubung dengan internet, kesadaran akan pentingnya menjaga data pribadi menjadi kunci utama.
Bahaya kebocoran data, penipuan online, hingga pencurian identitas bisa menimpa siapa saja, kapan saja. Karena itu, literasi digital harus menjadi budaya baru, bukan sekadar pengetahuan.
Generasi Z yang tech-savvy diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pelindung bagi dirinya sendiri dan lingkungannya.
Dengan begitu, era digital bisa menjadi ruang yang produktif, aman, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masa depan bangsa.













