Penyebab Chicken Skin dan Cara Mengatasinya Secara Tepat

Akibatnya, benjolan kecil semakin terlihat jelas dan tekstur kulit terasa lebih kasar. Dengan menggunakan sabun lembut tanpa pewangi serta rutin mengoleskan pelembap setelah mandi, Anda bisa mencegah kondisi semakin parah.

Perubahan Hormon yang Memicu Chicken Skin

Penyebab chicken skin lain yang sering muncul adalah perubahan hormon. Masa pubertas, kehamilan, atau gangguan hormon tertentu bisa memperburuk penumpukan keratin.

Fluktuasi hormon memengaruhi kesehatan kulit sehingga folikel rambut lebih mudah tersumbat. Karena itu, menjaga pola makan sehat, tidur cukup, dan olahraga teratur membantu menyeimbangkan hormon sekaligus meringankan gejala chicken skin.

Kondisi Kesehatan yang Berkaitan dengan Chicken Skin

Penyebab chicken skin juga berkaitan dengan beberapa kondisi medis. Asma, hipotiroidisme, sindrom Cushing, diabetes, down syndrome, obesitas, dan rhinitis alergi meningkatkan risiko munculnya keratosis pilaris.

Penyakit-penyakit tersebut dapat mengubah fungsi kulit dan memengaruhi proses regenerasi sel. Jika Anda memiliki salah satu kondisi kesehatan tersebut, konsultasi dengan dokter kulit sangat disarankan agar penanganan chicken skin lebih efektif.

Faktor Lingkungan dan Perawatan Kulit yang Salah

Penyebab chicken skin sering kali diperburuk oleh faktor lingkungan dan kebiasaan perawatan kulit. Cuaca panas atau dingin ekstrem membuat kulit lebih cepat kering.

Selain itu, penggunaan produk perawatan kulit yang salah, seperti sabun dengan pewangi keras, scrub kasar, atau mandi air panas terlalu lama, dapat merusak lapisan pelindung kulit.