Ada penjual yang menaikkan harga terlebih dahulu sebelum memberikan diskon.
Dengan melakukan perbandingan, konsumen bisa memastikan bahwa harga yang mereka bayar memang lebih murah dibandingkan harga normal. Cara ini membantu menghindari jebakan diskon palsu.
Manfaatkan Voucher dan Cashback
E-commerce biasanya menawarkan berbagai promo tambahan seperti voucher belanja, gratis ongkir, hingga cashback.
Konsumen bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk menghemat lebih banyak. Penggunaan voucher dan cashback membuat total belanja lebih ringan.
Namun, masyarakat tetap perlu berhati-hati agar tidak membeli barang berlebihan hanya karena tergiur promo.
Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan
Pesta diskon sering membuat konsumen lebih mementingkan keinginan daripada kebutuhan. Padahal, prioritas belanja sebaiknya tetap mengutamakan barang yang benar-benar diperlukan, seperti kebutuhan rumah tangga, alat kerja, atau perlengkapan sekolah.
Dengan memprioritaskan kebutuhan, konsumen bisa memaksimalkan manfaat dari setiap rupiah yang mereka keluarkan. Barang yang dibeli pun benar-benar terpakai, bukan hanya menumpuk di rumah.
Gunakan Metode Pembayaran yang Bijak
Masyarakat sebaiknya memilih metode pembayaran yang sesuai kemampuan. Hindari penggunaan kartu kredit secara berlebihan jika tidak sanggup melunasi tagihan tepat waktu.
Beberapa platform menawarkan cicilan nol persen, tetapi konsumen harus tetap mempertimbangkan dampaknya pada kondisi finansial jangka panjang.
Memilih pembayaran tunai atau e-wallet dengan saldo terbatas bisa menjadi cara cerdas untuk menekan pengeluaran.







