RADARPANGANDARAN.COM – Rambut rontok pasca melahirkan terjadi karena perubahan hormon di dalam tubuh. Saat hamil, kadar estrogen meningkat sehingga rambut lebih kuat, tebal, dan jarang rontok.
Namun setelah bayi lahir, kadar hormon tersebut menurun drastis sehingga siklus pertumbuhan rambut kembali normal. Akibatnya, banyak helai rambut yang rontok secara bersamaan, terutama pada bulan kedua hingga keenam setelah melahirkan.
Menjadi seorang ibu baru adalah pengalaman yang penuh kebahagiaan sekaligus tantangan.
Salah satu masalah yang sering dialami para ibu setelah persalinan adalah rambut rontok dalam jumlah banyak. Kondisi ini kerap membuat penampilan berubah dan menurunkan rasa percaya diri.
Namun, sebenarnya kerontokan pasca melahirkan adalah hal yang wajar dan bisa ditangani dengan cara tepat.
Penyebab Rambut Rontok Setelah Persalinan
Kerontokan rambut pasca melahirkan tidak hanya disebabkan perubahan hormon, tetapi juga dipengaruhi faktor lain. Beberapa penyebab yang umum antara lain:
- Stres dan kurang tidur – Mengurus bayi baru lahir membuat pola tidur ibu berubah, sehingga tubuh lebih mudah stres dan memengaruhi kesehatan rambut.
- Kekurangan nutrisi – Ibu menyusui membutuhkan lebih banyak asupan gizi. Jika nutrisi kurang terpenuhi, akar rambut kehilangan kekuatan.
- Perubahan pola makan – Kesibukan mengurus bayi membuat banyak ibu kurang memperhatikan pola makan seimbang.
- Faktor psikologis – Kekhawatiran berlebihan, rasa cemas, atau kelelahan emosional ikut memperparah kerontokan.
- Cara Mengatasi Rambut Rontok Pasca Melahirkan
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi kerontokan rambut setelah melahirkan.
1. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Nutrisi sangat penting untuk memperkuat akar rambut. Pilih makanan yang kaya zat besi, protein, omega-3, serta vitamin A, B, C, D, dan E. Sayuran hijau, ikan, telur, kacang-kacangan, dan buah segar dapat membantu mengembalikan kesehatan rambut.
2. Gunakan sampo dan kondisioner yang tepat
Produk perawatan rambut yang mengandung bahan penguat folikel mampu menjaga rambut tetap sehat. Hindari sampo dengan kandungan sulfat tinggi karena dapat membuat rambut semakin kering dan rapuh.
3. Hindari mengikat rambut terlalu erat
Mengikat rambut terlalu kencang membuat akar rambut tertarik dan lebih mudah patah. Pilih gaya rambut sederhana atau ikatan yang longgar agar folikel rambut tidak terbebani.
4. Gunakan vitamin rambut
Vitamin rambut atau serum bisa dipakai setelah keramas untuk memberikan nutrisi tambahan. Kandungan keratin, biotin, dan minyak alami seperti argan atau kelapa membantu memperkuat helai rambut.
5. Lakukan perawatan rutin di rumah atau salon
Masker rambut berbahan alami maupun perawatan keratin di salon bisa membantu memperbaiki kerusakan rambut. Melakukan hairmask keratin secara teratur, misalnya dua minggu sekali, mampu memberikan kelembutan sekaligus memperkuat akar.
Dampak Psikologis Rambut Rontok Pasca Melahirkan
Banyak ibu merasa tidak percaya diri ketika mengalami kerontokan berlebihan. Penampilan yang berubah kadang membuat sebagian dari mereka enggan bertemu orang lain.







