Perputaran ekonomi lokal diproyeksikan mencapai Rp 1,2 miliar hingga Rp 1,6 miliar per tahun saat resort mencapai kapasitas penuh.
Dengan operasional efisien dan kontribusi nyata pada masyarakat, Sanggraloka Ubud menunjukkan bahwa hospitality bisa menciptakan nilai ekonomi sekaligus nilai sosial.
Contoh Baru Bagi Pariwisata Bali
Di tengah transformasi industri pariwisata yang semakin menuntut diferensiasi dan tanggung jawab, Sanggraloka Ubud hadir sebagai luxury resort yang berkembang tanpa meninggalkan akarnya.
I Wayan Lanus menegaskan hal ini dengan menyebut bahwa Sanggraloka ingin tumbuh bersama komunitas dan lingkungan yang selama ini menjadi penopang Bali.
Sanggraloka Ubud bukan sekadar resort mewah. Dia hadir sebagai model pariwisata masa depan —lebih sadar, lebih peduli dan lebih berpihak pada alam serta komunitas.







