Efek Domino yang Tidak Disadari
Kebiasaan menunda tidur karena TikTok ternyata memiliki dampak yang jauh lebih besar dari yang kita pikirkan.
Tidur yang terganggu dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, suasana hati yang tidak stabil, bahkan menurunkan produktivitas di hari berikutnya.
Beberapa ahli psikologi menyebut fenomena ini sebagai “revenge bedtime procrastination” dorongan untuk “mengambil kembali waktu pribadi” yang terbuang di siang hari, meskipun itu berarti mengorbankan waktu tidur.
Menariknya, fenomena ini tidak hanya terjadi pada mahasiswa atau pekerja muda. Banyak orang tua muda, bahkan pelajar SMA, mengaku kesulitan tidur tanpa mengecek TikTok.
Ini menandakan bahwa kebiasaan digital telah sangat terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.
Menemukan Batas Sehat
Tidak ada salahnya menikmati TikTok, terutama jika itu menjadi cara untuk tertawa dan terhubung dengan dunia. Namun penting untuk mengetahui kapan harus berhenti.
Cobalah untuk membuat “jam offline” sebelum tidur, atau manfaatkan fitur Screen Time untuk membatasi penggunaan aplikasi.
Selain itu, biasakan melakukan digital detox sederhana misalnya, mengganti waktu scrolling malam dengan membaca buku yang menghibur, menulis jurnal, atau hanya mempersiapkan hal-hal untuk esok hari.
Langkah-langkah sederhana ini dapat membantu tubuh memahami waktu untuk beristirahat dan menjaga kualitas tidur tetap baik.
Karena pada akhirnya, hiburan seharusnya bersifat menenangkan, bukan justru membuat mata panda semakin hitam dan kepala berat keesokan harinya.













