Keamanan ini penting untuk mencegah kejahatan siber dan pemalsuan dokumen.
BACA JUGA:Ini Dia Jadwal dan Lokasi Pertunjukan Barongsai di Bogor Menyambut Imlek 2025!
Selain itu, sertifikat elektronik juga terlindung dari risiko kerusakan akibat bencana seperti kebakaran, banjir, atau pencurian.
Cara Alih Media ke Sertifikat Elektronik
Untuk beralih dari sertifikat fisik ke digital, masyarakat hanya perlu datang ke Kantor Pertanahan Kabupaten atau Kota tempat sertifikat tanah diterbitkan.
Proses ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat yang lebih aman dan praktis.
Kementerian ATR/BPN juga terus berupaya meningkatkan keamanan sistem digitalisasi ini agar masyarakat merasa lebih tenang dalam menyimpan dokumen tanah mereka.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mempermudah pengelolaan administrasi pertanahan sekaligus meningkatkan efisiensi.
Dengan adanya sertifikat tanah elektronik, masyarakat tidak lagi direpotkan oleh masalah klasik seperti kehilangan dokumen atau kerusakan fisik akibat usia sertifikat.







