Sudah Tau Lint Pusar? Bau Banget kan? Gimana Cara Bersihkannya?

RADARPANGANDARAN.COM – Para ahli menyebut bahwa pusar berbentuk seperti kantong kecil yang mudah menjerat kotoran. Setiap hari, kain dari pakaian yang bergesekan dengan kulit bisa meninggalkan serabut halus. Serabut itu bercampur dengan minyak tubuh, debu, dan sel kulit mati. Lama-kelamaan, campuran itu menggumpal menjadi bola kecil berwarna kebiruan, keabu-abuan, atau kecokelatan yang dikenal sebagai lint pusar.

Fenomena ini sebenarnya normal. Sama seperti telinga yang menghasilkan kotoran atau kulit yang mengeluarkan daki, pusar juga menyimpan sisa tubuh. Bedanya, karena letaknya tersembunyi, banyak orang tidak menyadari bahwa pusarnya bisa menumpuk lint dalam jumlah cukup banyak.

Kenapa Lint Pusar Sangat Bau?

Lint pusar sering muncul kering, tetapi ketika bercampur dengan keringat, pusar berubah menjadi lingkungan yang ideal bagi bakteri dan jamur. Para ahli menjelaskan bahwa pusar memiliki lipatan yang lembap, hangat, dan gelap.

Kondisi itu membuat mikroorganisme berkembang biak dengan cepat. Mereka memakan sisa kulit serta minyak tubuh yang menumpuk. Saat proses penguraian berlangsung, pusar mulai mengeluarkan aroma tajam yang khas.

Jika kita jarang membersihkan pusar, lint akan semakin banyak. Bau pun akan semakin kuat karena bakteri terus bekerja tanpa henti. Itulah sebabnya, banyak orang terkejut ketika membersihkan pusar setelah lama dibiarkan. Bau yang keluar terasa lebih menyengat dibandingkan bau badan biasa.

Cara Membersihkannya dengan Aman

Membersihkan lint pusar membutuhkan kesabaran. Para ahli menekankan agar kita tidak mengorek pusar dengan kuku atau benda tajam. Cara itu bisa melukai kulit halus dan menimbulkan infeksi.