RADARPANGANDARAN.COM- Masyarakat mengenal pisang sebagai buah sehat yang kaya vitamin, serat, dan mineral. Namun, tidak banyak orang tahu bahwa pisang sebenarnya bersifat radioaktif.
Fakta ini sering mengejutkan, padahal radioaktivitas pada pisang tidak membahayakan tubuh manusia.
Peneliti menemukan bahwa kandungan kalium dalam pisang, khususnya isotop Kalium-40, membuat buah ini memiliki tingkat radioaktivitas alami.
Radioaktivitas Alami pada Pisang
Peneliti menjelaskan bahwa pisang mengandung Kalium-40, isotop alami dari unsur kalium. Isotop ini memiliki sifat radioaktif karena inti atomnya tidak stabil dan memancarkan radiasi dalam jumlah kecil.
Meski begitu, tubuh manusia membutuhkan kalium untuk menjaga fungsi otot, saraf, dan keseimbangan cairan. Jadi, konsumsi pisang justru menyehatkan meskipun buah ini memancarkan radiasi rendah.
Seberapa Radioaktif Pisang Itu?
Ilmuwan mengukur tingkat radioaktivitas pisang dengan satuan Becquerel (Bq). Satu buah pisang rata-rata memancarkan sekitar 0,1 mikrosievert radiasi, jumlah yang sangat kecil dibandingkan paparan radiasi harian dari lingkungan sekitar.
Untuk menyamakan persepsi, seseorang harus memakan jutaan pisang sekaligus agar terkena dampak radiasi yang berbahaya. Dengan kata lain, radiasi dari pisang sama sekali tidak perlu ditakuti.
Banana Equivalent Dose, Satuan Unik dari Pisang
Komunitas ilmuwan menciptakan istilah Banana Equivalent Dose (BED) untuk menggambarkan tingkat paparan radiasi sehari-hari dengan cara sederhana.







