Desainer sebaiknya memilih tanaman berakar tidak agresif.
Penggunaan satu jenis tanaman memperkuat komposisi minimalis.
Dengan demikian, taman terlihat rapi dan konsisten.
Permukaan yang lebih kering juga meningkatkan kenyamanan visual.
Konsep ini kerap muncul dalam proyek hunian Asia Tenggara.
BACA JUGA : Liburan ke Pangandaran Bisa Mencoba ke Destinasi Wisata Ini, Salah Satunya Cocok untuk Petualangan
Desainnya mengutamakan kontrol air sekaligus kontrol visual.
Selain itu, proporsi ruang tetap terasa seimbang.
Taman tidak tampak berat meski bidangnya dinaikkan.
Elevated minimal plane memberi batas ruang yang jelas.
Namun demikian, taman tetap menyatu dengan bangunan rumah.
Pendekatan ini relevan untuk kawasan perumahan padat.












