RADARPANGANDARAN.COM –Â Taman minimalis kavling hook membutuhkan desain pojok cerdas karena dua sisi terbuka menuntut kontrol privasi.
Secara umum, lahan sudut memiliki eksposur lebih luas dibanding kavling tengah.
Karena itu, perancang harus mengarahkan perencanaan ruang luar secara lebih terstruktur.
Dua frontage jalan memberi keuntungan sekaligus menghadirkan tantangan visual.
Namun demikian, konsep tepat dapat mengubah kondisi ini menjadi nilai tambah.
Pendekatan ini menciptakan outdoor room tanpa menggunakan dinding masif.
Selain itu, perancang perlu memperjelas zoning privat dan semi publik.
Pada kavling hook, perancang sebaiknya membuka sisi publik secara visual.
Sebaliknya, perancang dapat memfokuskan sisi lain sebagai area privat.
Perancang harus membuat transisi antar ruang terasa alami dan fleksibel.
Karena itu, desain minimalis memerlukan komposisi visual yang tenang.
Elemen keras dan vegetasi harus saling mendukung secara harmonis.
Dengan strategi tepat, pemilik menjaga taman sudut tetap nyaman dan terlindungi.
Strategi Dua Sisi Terbuka dan Pengendalian Privasi
Konsep dua sisi terbuka memberi peluang ventilasi silang alami.
Karena itu, perancang harus mendukung aliran angin melalui tata letak taman.
Namun, perancang tidak boleh memblokir angin sepenuhnya.
Tanaman dengan porositas 40–60 persen menyaring angin secara efektif.
Selain itu, layering tanaman membantu mengontrol pandangan dari luar.
Strategi ini menciptakan screen alami tanpa menghadirkan pagar masif.
Pada sisi publik, perancang sebaiknya menggunakan tanaman rendah dan terbuka.







