Rapi Meski Tanah Cepat Berlumut, Solusi Cerdas Taman Minimalis untuk Iklim Lembap Indonesia

RADARPANGANDARAN.COM – Taman minimalis rapi tetap terwujud di iklim lembap Indonesia melalui desain tepat dan material sesuai.

Secara umum, lumut sering muncul di area luar rumah.

Kondisi ini lazim terjadi pada taman beriklim tropis.

Kelembapan tinggi memicu pertumbuhan lumut secara cepat.

Selain itu, bangunan sering menghalangi cahaya matahari.

Sirkulasi udara yang buruk kemudian memperparah kondisi taman.

Akibatnya, permukaan taman tampak kotor dan terasa licin.

Namun, perancang dapat mencegah masalah ini sejak tahap desain.

Desain taman minimalis membutuhkan pendekatan yang fungsional.

Setiap elemen harus mendukung kebersihan jangka panjang.

Karena itu, desainer perlu memilih material secara cermat.

Selain material, penataan tanaman juga berperan besar.

Sistem drainase yang baik membantu permukaan cepat kering.

Dengan konsep tepat, pemilik rumah dapat menjaga taman tetap rapi sepanjang tahun.

Pendekatan ini relevan bagi hunian tropis modern.

Pemilihan Material dan Penataan Tanaman yang Tepat

Material hardscape sangat menentukan kebersihan taman minimalis rapi.

Karena itu, desainer menyarankan permukaan yang tidak menyerap air.

Beton ekspos berfinishing halus menjadi pilihan yang aman.

Material ini memungkinkan air hujan mengalir tanpa mengendap.

Selain itu, pemilik taman dapat membersihkan beton secara rutin.

Desainer juga sering menggunakan batu alam padat seperti granit.

Jenis batu ini tidak menyimpan kelembapan berlebih.

Sebaliknya, hindari batu berpori yang memicu pertumbuhan lumut.

Sebagai alternatif, keramik outdoor juga dapat digunakan.