RADARPANGANDARAN.COM –Â Taman minimalis rawan genangan memerlukan strategi elevated minimal plane agar tetap kering dan estetis.
Masalah genangan musiman sering muncul di perumahan dataran rendah.
Namun demikian, solusi tidak harus rumit atau mahal.
Sebaliknya, desainer dapat menyesuaikan pendekatan dengan karakter lahan.
Konsep ini menaikkan bidang utama taman sekitar lima hingga tiga puluh sentimeter.
Dengan begitu, pemilik menjaga area duduk dan media tanam tetap aman.
Selain itu, desain tetap terlihat bersih dan minimal.
Pendekatan ini selaras dengan prinsip desain adaptif terhadap tapak.
Karena itu, desainer tidak melawan air, melainkan mengendalikannya.
Area bawah kemudian berfungsi sebagai penyangga air sementara.
Hasilnya, taman tetap berfungsi normal sepanjang musim hujan.
Strategi ini sekaligus menjaga kesederhanaan visual.
Satu bidang dominan menjadi pusat komposisi taman.
Desainer membuat detail tepi secara presisi tanpa ornamen berlebihan.
Dengan demikian, konsep sederhana menghadirkan kesan elegan.
Prinsip Elevated Minimal Plane dalam Taman Tropis
Elevated minimal plane berarti menaikkan satu bidang utama taman.
Bidang ini dapat berupa dak tipis atau platform ringan.
Namun, desainer harus memastikan elevasi melebihi tinggi genangan musiman.
Tambahkan lima sentimeter sebagai margin keamanan tambahan.
Kemiringan satu hingga dua persen membantu mengalirkan air.
Selain itu, detail clean edge menciptakan bayangan tegas.
Shadow gap kecil membuat batas terlihat lebih presisi.
Kontraktor memasang drainase tersembunyi di sisi belakang bidang.







