RADARPANGANDARAN.COM –Â Taman minimalis talang terbuka memerlukan integrasi talang resapan agar sumur bekerja optimal dan tetap estetik.
Saat ini, banyak rumah modern memakai talang depan terbuka.
Namun, air hujan sering langsung mengalir ke jalan.
Karena itu, pemilik rumah perlu menerapkan solusi resapan efektif.
Selain mencegah genangan, sistem ini melindungi fondasi rumah.
Pendekatan ini dikenal sebagai kontrol limpasan di sumbernya.
Permen PUPR tentang drainase juga menekankan prinsip tersebut.
Selain itu, SNI 03-2453-2002 memberi pedoman teknis sumur resapan.
Oleh sebab itu, desainer harus menghitung kapasitas resapan sejak awal.
Sebaiknya, desainer mengarahkan air talang langsung ke sistem infiltrasi.
Dengan begitu, halaman tetap kering dan tertata rapi.
Menariknya, integrasi ini tidak perlu terlihat teknis atau rumit.
Sebaliknya, desainer dapat mempertahankan tampilan bersih dan minimalis.
Kini, banyak orang memilih konsep rain garden minimalis.
Konsep ini memadukan fungsi teknik dan estetika secara seimbang.
Konsep Integrasi Talang Resapan yang Fungsional dan Estetik
Pertama, desainer mengalihkan downspout ke area infiltrasi.
Desainer tidak lagi membuang talang ke saluran kota secara langsung.
Sebaliknya, mereka mengalirkan air ke cekungan vegetatif dangkal.
Desainer membentuk cekungan sedalam sepuluh hingga lima belas sentimeter.
Selain itu, mereka memilih media tanam berpori tinggi.
Lapisan agregat kemudian mempercepat proses peresapan air.
Selanjutnya, kontraktor memasang geotekstil untuk memisahkan tanah dan kerikil.













