RADARPANGANDARAN.COM – Banyak penerima manfaat melaporkan bansos BPNT tahap 2 2026 belum cair, terutama bagi pemegang KKS Bank BNI dan Bank BRI untuk program sembako.
Dilansir dari kanal Pendamping Sosial, proses penyaluran bantuan sosial sebenarnya masih terus berjalan hingga seluruh kuota penerima terpenuhi.
Pemerintah menargetkan penyaluran kepada 18,2 juta penerima BPNT dan 10 juta KPM penerima PKH pada tahap kedua tahun 2026.
Karena itu, masyarakat yang bantuannya belum masuk diminta tetap tenang karena kemungkinan masih dalam proses pencairan bertahap.
Salah satu penyebab bantuan sosial belum cair berkaitan dengan perubahan komponen penerima PKH dalam keluarga.
Kasus ini sering terjadi pada anak yang sebelumnya masuk kategori usia dini namun kini telah berusia di atas enam tahun.
Akibatnya, sistem tidak lagi mendeteksi anak tersebut sebagai komponen PKH meski sebelumnya terdaftar aktif.
Kondisi tersebut biasanya muncul pada anak yang masih berada di TK besar atau baru memasuki jenjang SD.
Saat dicek melalui aplikasi SIKS-NG, sering muncul keterangan bahwa keluarga tidak memiliki komponen PKH.
Padahal, anggota keluarga sebelumnya masih tercatat sebagai penerima bantuan.
Masyarakat yang mengalami kondisi serupa disarankan segera melapor kepada petugas setempat untuk dilakukan pengecekan data.
Penyebab lain yang cukup banyak ditemukan adalah perubahan status kesejahteraan keluarga berdasarkan hasil pemutakhiran data terbaru.
Dalam beberapa kasus muncul status “exclude” yang menandakan keluarga dianggap sudah mengalami peningkatan ekonomi.







