RADARPANGANDARAN.COM – Penyaluran bansos PKH April-Juni 2026 dan BPNT tahap kedua mulai dicairkan secara bertahap melalui sejumlah bank penyalur seperti BSI, BNI, Mandiri, dan BRI.
Dilansir dari kanal Nita’s TV, proses pencairan bantuan sosial tersebut sudah mulai diterima sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM), meski masih ada penerima yang belum mendapatkan saldo masuk ke rekening KKS mereka.
Bank BSI disebut menjadi salah satu bank yang lebih dahulu menyalurkan bantuan PKH dan BPNT kepada para penerima.
Pencairan kemudian disusul oleh Bank BNI dan Bank Mandiri di sejumlah daerah secara bertahap.
Sementara itu, pencairan melalui Bank BRI masih terpantau terbatas hingga 14 Mei 2026 sehingga banyak KPM yang belum menerima bantuan.
Masyarakat diminta tidak langsung khawatir apabila saldo bantuan belum masuk karena penyaluran dilakukan secara berkala sesuai wilayah masing-masing.
KPM yang belum menerima bantuan disarankan melakukan pengecekan melalui aplikasi Cek Bansos untuk memastikan status kepesertaan masih aktif.
Jika pada aplikasi masih tercantum periode April-Juni 2026 dengan status aktif, maka bantuan kemungkinan masih dalam proses pencairan.
Kondisi serupa juga berlaku bagi penerima bantuan melalui Bank BNI, Mandiri, maupun BRI yang saat ini masih menunggu proses distribusi bantuan.
Selain faktor penyaluran bertahap, terdapat kemungkinan lain yang menyebabkan bantuan tidak cair yakni status exclude atau dikeluarkan dari daftar penerima bansos.
Status tersebut biasanya diberikan kepada masyarakat yang dianggap sudah tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial.







