Ketika yen menguat, investor yang meminjam yen harus membayar kembali pinjaman mereka dengan jumlah yen yang lebih besar daripada yang mereka pinjam, menyebabkan margin call dari bankir mereka.
Ukuran Pasar Carry Trade Yen
Menentukan ukuran pasar carry trade yen secara pasti adalah sulit karena transaksi mata uang tidak dilacak secara terpusat.
Namun, ada beberapa indikator yang bisa digunakan untuk mengukur popularitasnya:
Kontrak Pasar Berjangka: Data dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) menunjukkan bahwa hedge fund dan investor spekulatif memegang lebih dari 180.000 kontrak yang bertaruh pada pelemahan yen, dengan nilai lebih dari USD 14 miliar pada awal Juli.
Namun, posisi ini telah berkurang menjadi sekitar USD 6 miliar dalam beberapa minggu terakhir.
Pinjaman Luar Negeri Bank Jepang: Data dari Bank for International Settlements menunjukkan bahwa pinjaman luar negeri bank Jepang mencapai USD 1 triliun pada bulan Maret, meningkat 21% dari tahun 2021.
Pertumbuhan ini sebagian besar terjadi di pasar antar bank dan perusahaan keuangan non-bank seperti manajer aset.
Dampak Kenaikan Yen terhadap Carry Trade
Kenaikan yen sebesar 7,5% dalam waktu singkat telah memukul investor carry trade.
Investor yang meminjam yen terkena margin call, yang berarti mereka harus menyediakan lebih banyak agunan.
Akibatnya, banyak investor terpaksa membeli yen untuk menutupi posisi mereka, yang justru mendorong yen naik lebih tinggi lagi dan memicu lebih banyak margin call.
Kemungkinan besar belum. Menurut Chris Turner dari ING, investor mungkin akan melakukan lindung nilai baru terhadap risiko mata uang.













