RADARPANGANDARAN.COM – Kabupaten Ciamis baru saja bikin bangga Indonesia! Kabupaten ini sukses meraih ASEAN Environmentally Sustainable Cities (ESC) Award 2025 untuk kategori Clean Land. Penghargaan ini bukan main-main, ASEAN ESC menilai komitmen kota dan kabupaten dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Ciamis berhasil mencuri perhatian karena mampu mengubah cara mengelola sampah dengan cara yang lebih efisien, modern, dan melibatkan masyarakat. Hasilnya, jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menurun drastis. Kalau dulu setiap hari ada sekitar 45 truk sampah menuju TPA pada tahun 2019, kini jumlahnya tinggal 9 truk per hari di tahun 2024.
Inovasi Pengelolaan Sampah yang Jadi Inspirasi
Kunci sukses Ciamis ada pada sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Pemerintah daerah mengajak warganya untuk ikut memilah, mengolah, dan memanfaatkan kembali sampah rumah tangga. Melalui program bank sampah dan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), warga kini bisa menghasilkan nilai ekonomi dari sampah yang sebelumnya dibuang begitu saja.
Banyak warga yang kini rutin mengumpulkan sampah plastik dan kertas untuk dijual ke bank sampah. Sampah organik diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi pertanian lokal. Dengan cara ini, sampah bukan lagi masalah, tapi justru jadi peluang untuk menambah penghasilan.
Ciamis benar-benar menunjukkan bagaimana ekonomi sirkular bisa berjalan nyata di tingkat lokal. Limbah tidak berakhir di TPA, tapi berubah jadi sumber daya baru yang bermanfaat.