RADARPANGANDARAN.COM – Daftar rektor dengan H-Index tertinggi di Indonesia kembali dirilis AD Scientific Index.
Tahun ini, nama Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Rosihon Anwar ikut masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Dia mencatatkan H-Index 27.
Dilansir dari laman Kemenag, AD Scientific Index menegaskan H-Index menjadi indikator penting.
Indikator ini digunakan untuk menilai produktivitas dan dampak ilmiah seorang akademisi.
Capaian Rosihon menunjukkan produktivitas riset yang terus berkembang di UIN Bandung.
Peringkat tersebut juga disusun melalui penilaian komprehensif.
Fokusnya pada total karya ilmiah yang terindeks dan seberapa besar sitasi yang diterima dari peneliti lain di seluruh dunia.
Hal ini sekaligus menguatkan posisi UIN Bandung sebagai kampus unggulan dalam riset nasional maupun internasional.
Apresiasi dari Rektor UIN Bandung
Rosihon Anwar menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika UIN Bandung.
Dia mengatakan capaian ini hadir berkat dorongan dan dukungan semua pihak.
Dia juga mengajak seluruh elemen kampus untuk terus meluruskan niat dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan UIN Bandung.
Dia menjelaskan pencapaian tersebut merupakan kabar membahagiakan.
Dia berharap prestasi ini menjadi keberkahan dan menjadi motivasi untuk terus berkontribusi bagi kampus tercinta.
Dalam kesempatan lain, Rosihon menekankan pentingnya sinergi.
Dia menyebut capaian ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memajukan pendidikan dan riset keislaman yang kompetitif di tingkat global.
Respons Sivitas Akademika
Civitas akademika UIN Bandung menyambut pencapaian ini dengan rasa bangga.













