RADARPANGANDARAN.COM – Kondisi daya beli masyarakat hingga akhir April 2026 disebut masih terjaga, terlihat dari peningkatan penerimaan pajak konsumsi nasional.
Dilansir dari Infopublik.id, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penerimaan PPN dan PPnBM mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp221,2 triliun.
Kenaikan penerimaan dua jenis pajak tersebut tercatat mencapai 40,2 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Peningkatan PPN dan PPnBM ini mencerminkan masyarakat masih memiliki daya beli,” kata Menkeu Purbaya.
Menurutnya, lonjakan penerimaan pajak itu menjadi tanda aktivitas ekonomi nasional masih berjalan cukup tinggi.
“PPN dan PPnBM yang naik 40,2% mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi masih tinggi. Ini semua mematahkan tuduhan bahwa ekonomi kita melambat,” tegas Menkeu.
Purbaya juga menyinggung peningkatan penjualan kendaraan setelah aktivitas masyarakat kembali normal usai libur Lebaran.
Penjualan sepeda motor pada April 2026 tumbuh 28,1 persen dibandingkan Maret 2026 yang sebelumnya terkontraksi 17,1 persen.
Sementara penjualan mobil meningkat 55 persen setelah bulan sebelumnya mengalami kontraksi sebesar 13,8 persen.
APBN Tetap Stabil di Tengah Aktivitas Ekonomi
Pemerintah menilai kondisi APBN hingga April 2026 masih berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Menkeu menyebut penerimaan pajak nasional mengalami pertumbuhan sebesar 16,1 persen.
“Belanja negara lebih cepat (tumbuh 34,3 persen). Defisit terkendali.APBN terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi” kata Menkeu Purbaya.







