RADARPANGANDARAN.COM – Seleksi Sekolah Maung bebas titipan pada SPMB Jabar 2026 ditegaskan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat pendaftaran siswa baru resmi dibuka pada Senin (25/5/2026).
Dilansir dari jabarprov.go.id, pendaftaran tahap awal SPMB Jabar 2026 kali ini khusus diperuntukkan bagi calon peserta didik Sekolah Manusia Unggul atau Sekolah Maung.
Dedi menyebut sekolah unggulan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu disiapkan untuk siswa terbaik dengan kemampuan akademik dan nonakademik unggul.
Ia meminta seluruh proses seleksi berjalan jujur tanpa adanya campur tangan pihak tertentu.
“Tidak boleh sekolah unggul ada (siswa) titipan dari siapa pun atas nama apa pun dan untuk kepentingan apa pun,” kata Dedi.
Mantan Bupati Purwakarta tersebut menegaskan kepala sekolah serta panitia wajib menjaga kredibilitas selama proses penerimaan berlangsung.
Menurutnya, praktik titip-menitip hanya akan merusak kualitas pendidikan yang sedang dibangun Pemprov Jabar.
Ancam Copot Panitia dan Kepala Sekolah
Dedi bahkan mengingatkan sanksi tegas akan diberikan kepada siapa saja yang terbukti bermain dalam penerimaan siswa baru.
“Saya tidak segan-segan untuk memberhentikan kepala sekolah, memberhentikan panitia, memberhentikan siapa pun yang terlibat dari proses yang tidak terpuji dari sekolah unggul,” ujarnya.
Pemprov Jawa Barat juga memastikan langkah hukum bakal ditempuh bila ditemukan pelanggaran dalam proses seleksi Sekolah Maung.
“Tidak boleh ada budaya titip-menitip dan kami tidak akan segan-segan untuk memproses hukum bagi siapa pun yang nanti terbukti terlibat melakukan penyimpangan,” katanya.







