RADARPANGANDARAN.COM – Direksi baru Perumda Galuh Perdana belum ditetapkan setelah jajaran lama mengundurkan diri dari jabatan.
Pemerintah Kabupaten Ciamis saat ini menunggu hasil audit Inspektorat sebelum melangkah ke tahap pengangkatan direksi baru Perumda Galuh Perdana.
Inspektorat Kabupaten Ciamis tengah melakukan audit ketaatan terhadap mantan jajaran direksi Perumda Galuh Perdana.
Audit tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan perusahaan daerah selama masa jabatan sebelumnya.
Sekretaris Inspektorat Kabupaten Ciamis Deni Wahyu Hidayat membenarkan proses audit masih berjalan. Audit dilakukan menyusul pengunduran diri seluruh jajaran direksi Perumda Galuh Perdana.
Menurut Deni, audit ketaatan menjadi tahapan penting sebelum pengangkatan direksi baru Perumda Galuh Perdana. Proses tersebut dinilai perlu untuk menjaga tata kelola perusahaan daerah tetap sehat.
Audit tidak hanya menyasar aspek keuangan perusahaan. Inspektorat juga menelusuri rekam jejak pengelolaan Perumda Galuh Perdana selama direksi lama bertugas.
Salah satu fokus audit berkaitan dengan penggunaan penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Ciamis. Nilai penyertaan modal tersebut tercatat mencapai Rp 950 juta.
Deni menjelaskan audit ketaatan mencakup tanggung jawab manajerial dan kebijakan operasional. Inspektorat ingin memastikan seluruh kebijakan direksi sebelumnya sesuai aturan.
Dia menegaskan audit harus dituntaskan sebelum proses pengangkatan direksi baru dimulai. Langkah ini bertujuan menghindari beban persoalan lama diwariskan kepada direksi berikutnya.







